Buku beri Aku kesempatan akan setia menuntun perjalanan tobatmu. Melalui buku ini, semoga kamu menemukan satu titik yang akan menyadarkanmu untuk segera bersujud dan memohon ampun. Tidak ada kata terlambat dalam bertobat.
Buku ini disusun untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman,dan ketaqwaan.materi dan kegiatan yang disajikan dalam buku ini terintegrasi dengan pengembangan karakter/akhlak mulia.buku ini menyajikan bermacam aktivitas yang mendorong kamu untuk lebih memahami ajaran agama Islam dengan lebih baik
Buku ini menawarkan solusi untuk melindungi anak-anak dari ancaman dan bahaya fornografi di media sosial. dengan pendekatan Qur'ani penulis memandu para orangtua, pendidik, dan siapa pun untuk berkomunikasi secara bijak menggunakan model yang diajarkan dalam al-Qur'an, antara lain persuasif, penuh kearifan, humanis, ucapan atau narasi terbaik, santun, logis dan mudah dipahami. Model omunikasi Q…
"Seorang anak yang didik dengan kekerasan, ia akan tumbuh menjadi pribadi keras dan suka memberontak. Tapi, seorang anak yang dididik dengan akhlak mulia dan luhur, maka budi pekertinya pun akan sebening embun pagi. karena akhlak anak adalah cermin akhlak orang tuanya."
Seorang Muslim Sejati adalah ia yang pandai membawa diri. Kita adalah tokoh utamanay, maka jangan mau kalah oleh peran orang ketiga. Kita harus percaya bahwa atas izin Allah SWT semua masalah bisa dihadapi. Percaya saja bahwa muslim hebat tumbuh dari orang-orang yang kuat.
Buku ini mengajarkan kepada kita mengenai dasar-dasar iman dan Islam. Apa saja syarat seseorang disebut Islam dan definisi apa saja yang layak disandang untuk disebut iman. Puncaknya, untuk menyempurnakan iman dan Islam, diperlukan Ihsan.
Buku ini mencoba menguak mukjizat yang tersimpan dalam kekuatan ikhlas. Sedahsyat apa kekuatan ikhlas yang mampu meruntuhkan tembok kedurjanaan. Kita akan belajar bagaimana kita bisa melalui prose untk mencapai ikhlas. Selama urat nadi masih berdetak, pelajaran ikhlas tak pernah berakhir.
Ada ikatan yang terjalin antara untaian doa-doa Nabi dan kesesuaiannya dengan kondisi hati bersih yang seharusnya dimiliki setiap muslim dalam situasi apa pun. Seolah-olah Rasulullah hendak mengenggam tangan kita di berbagai situasi kehidupan, lalu menuntun kita pada suatu keadaan yang harus dilalui dengan hati supaya kita nanti termasuk golongan " orang-oarang yang menghjadap Allah dengan hati…
Betapa luasnya Rahmat allah yang diberikan kepada kita. Dan sebagai manusia, kita tidak memiliki kemampuan untuk menghitungnya. Seandainya lautan menjadi tinta pun, kita tidak akan bisa menuliskan semua rahmat dan karunia yang Allah berikan (QS. Al -Kahfi 109)